Get paid To Promote at any Location

Rabu, 09 Maret 2011

Manifesto Hacker Loyd Blankenship "The Mentor"

Loyd Blankenship atau yang dikenal sebagai The Mentor mencuat setelah risalahnya dipublikasikan di Phrack, sebuah majalah eletronik yang beredar dikalangan hacker. Sebenarnya risalah ini berjudul "The Conscience of a Hacker." Namun lebih dikenal dengan "Manifesto Hacker."

Cobalah kalian simak baik-baik manifesto dibawah.

Manifesto tersebut sangat kental dengan aroma pemberontakan. Tulisan sang mentor ini dianggap mewakili semangat dan kegeraman dunia bawah tanah hacker terhadap masyarakat yang menolak kegiatan hacking. Hampir semua hacker di jagad raya ini menjadikan manifesto karangan Loyd Blankenship atau The Mentor sebagai ideologi mereka.

This is our world now… the world of the electron and the switch, the
beauty of the baud. We make use of a service already existing without paying
for what could be dirt-cheap if it wasn’t run by profiteering gluttons, and
you call us criminals. We explore… and you call us criminals. We seek
after knowledge… and you call us criminals. We exist without skin color,
without nationality, without religious bias… and you call us criminals.
You build atomic bombs, you wage wars, you murder, cheat, and lie to us
and try to make us believe it’s for our own good, yet we’re the criminals.
Yes, I am a criminal. My crime is that of curiosity. My crime is
that of judging people by what they say and think, not what they look like.
My crime is that of outsmarting you, something that you will never forgive me
for.
I am a hacker, and this is my manifesto. You may stop this individual,
but you can’t stop us all… after all, we’re all alike.
(The Mentor, 1986)

TERJEMAHAN

Inilah dunia kami... dunia elektron dan switch, beauty of the baud. Kalian menyebut kami penjahat karena kami menggunakan layanan yang sudah ada tanpa membayar padahal layanan itu seharusnya sangat murah jika tidak dikuasai oleh orang-orang rakus. Kalian menyebut kami penjahat karena kami mengejar ilmu pengetahuan. Kami ada tanpa warna kulit, kebangsaan, tanpa bias agama. Tapi bagi kalian kami adalah penjahat. Kami adalah penajahat. Sedangkan kalianlah yang membuat bom nuklir, mengobarkan peperangan, membunuh, berbuat curang, berbohong, dan berusaha membuat kami percaya bahwa itu semua demi kebaikan kami.

Ya... Kami adalah penajhat. Kejahatanku adalah keingintahuanku. Kejahatanku adalah menjadi lebih pintar dari kalian. Sebuah dosa yang tak akan bisa kalian ampuni.

Aku adalah hacker dan ini adalah manifestoku. Kau bisa menghentikan satu, tapi kau tak bisa menghentikan semuanya... Bagaimanapun juga kami semua sama,
(The Mentor, 1986)

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright (c) 2010 makassarfornia. Design by WPThemes Expert
Themes By Buy My Themes And Cheap Conveyancing.