Pada postingan kali ini, saya akan menulis cerita tentang seseorang yang temuannya sangat berguna bagi kehidupan manusia modern. Namanya Tim Berners Lee. Tahukah anda tentang Tim?
Saat anda membaca artikel ini, jutaan orang sedang mengakses internet. Tentunya andapun demikian. Tetapi tahukah anda? pernahkah terlintas dipikiran anda siapakah tokoh yang membuat anda dapat terhubung dengan keluarga atau teman anda melalui internet?
Dia bernama Tim Berners Lee. Hanya sedikit yang mengetahui siapa penemu WEB. Banyak yang bilang, Tim dikenal sebagai orang yang pendiam dan pemalu. Pernyataan Tim tidaklah banyak dimuat di media massa ataupun di internet. Tim nampaknya tidak ingin kehidupannya dipublikasikan oleh media. Buktinya, pada suatu halaman FAQ di situs webnya terdapat pertanyaan simpel, "bisakah anda bercerita lebih banyak lagi tentang kehidupan pribadi anda?" jawaban yang diberikan "No, I can't." Tim selalu menghindari ertanyaan yang menyangkut kehidupan pribadinya, Istri, dan kedua anaknya.
Alasan sederhana ia berikan mengapa kehidupan pribadinya tidak ingin ia beritahukan kepada media. "Tidak apa-apa aku ditunjuk sebagai penemu WWW (World Wide Web). Yang aku mau, citra tersebut dipisahkan dengan kehidupan pribadiku. Sebab, ketenaran akan menghancurkan kehidupan pribadi." Ujarnya.
Pada tahun 2004, Tim mendapatkan penghargaan oleh kerajaan Inggris (Knight Commander of the Order of the British Empire) atas jasanya/penemuannya tersebut. Tim berhak menyandang gelar "Kesatria." Apa reaksi Tim menanggapi hal tersebut?? Ia hanya mengatakan "itu hanyalah sebuah program."
Orang tua Lee adalah seorang ahli matematika dan komputer. Conway dan Mary Berners-Lee selalu mengajarkan anaknya (Tim) untuk berfikir modern dan tidak konvensional. Mereka mengajari Tim tentang matematika dan selalu menikmati matematika kapanpun karena matematika itu bisa muncul dimanapun.
Masa kecil memang masa yang indah. Kebanyakan anak menghabiskan waktunya dengan bermain. Tetapi tidak dengan Tim. Ia selalu berada di dalam rumah sambil memainkan permainan nomor-nomoran yang diberikan oleh orang tuanya. Nomor yang dimainkannya pun bukan sembarangan, melainkan nomor-nomor imajiner.
Tim, pria yang tergila-gila dengan komputer ini pernah membuat mainan komputer yang terbuat dari kardus. Kegilaannya pada komputer semakin menjadi seiring berjalannya waktu. Tim berkuliah di Queen's College, Oxford University. Ia memilih mendalami fisika teoritis. Tim berpendapat bahwa fisika merupakan gabungan dari matematika dan eletronika. Antara teori dan praktek. Meskipun ternyata faktanya tidak demikian, Tetapi Tim beranggapan bahwa fisika itu hebat. Fisika dapat digunakan untuk menciptakan sistem global. Sistem yang mendunia.
Semasa kuliahnya, Tim mulai berusaha untuk mewujudkan mimpi semasa kecilnya. Mainan replika komputer yang pernah ia buat dari kardus kini menjadi nyata. Ia merakit sendiri komputer buatannya dengan processor M6800 dan dihubungkan dengan televisi bekas.
0 komentar:
Posting Komentar